Menjadi Seorang Angel Investor Startup


Menjadi Seorang Angel Investor Startup

Investasi memang menjadi hal yang penting karena menabung tidak cukup untuk menyiapkan kebutuhan anda di masa depan. Selain menyiapkan kebutuhan masa depan, investasi juga bisa membantu menjaga bahkan meningkatkan nilai aset yang kini anda miliki, paling tidak anda bisa menjaga nilainya dari inflasi. Saat ini beragam instrumen investasi bisa anda pilih, mulai dari saham, reksadana, obligasi, emas, bahkan anda bisa berinvestasi dalam sebuah bisnis.

Mungkin anda pernah atau bahkan sering mendapatkan tawaran dari keluarga atau teman untuk bekerjasama sebagai pemodal atau investor sebuah bisnis, entah itu properti, rumah makan, buka toko baju, pertanian, perkebunan dan lainnya, tapi pernah kah anda diberikan tawaran untuk menjadi investor bisnis startup?

Saat ini penggunaan perangkat mobile dan teknologi internet bukan cuma sekedar trend saja, namun sudah bisa diketegorikan sebagai kebutuhan pokok masyarakat modern, berbagai keperluan bisa dengan mudah dipenuhi hanya dengan menggunakan smartphone, beragam aplikasi dan situs menawarkan produk dan jasa yang akan membantu anda menghemat waktu, biaya dan tenaga. Tidak hanya sebatas berbelanja secara online, kesehatan, transportasi, pendidikan, keuangan, bahkan sampai pencarian jodoh pun ada.

Hadirnya layanan-layanan tersebut tidak terlepas dari kreatifitas dan ide cemerlang para pendiri startup, di Indonesia sendiri sudah banyak startup yang bisa membuktikan eksistensi mereka baik secara nasional maupun internasional, dalam satu tahun saja, ada puluhan bahkan ratusan startup yang muncul di Indonesia, baik yang diekspos oleh media, seperti startup yang mengikuti program akselerator dan inkubator, maupun yang tidak terekspos oleh media.

Namun, untuk menjadi sebuah perusahaan yang sukses, katakanlah seperti Go-Jek, Traveloka, Tokopedia dan BukaLapak, startup selalu memerlukan permodalan, dari tahap awal ketika masih berupa ide atau konsep hingga menjadi perusahaan yang sudah IPO pun mereka tetap memerlukan suntikan dana dari pihak luar.

Modal adalah salah satu permasalahan yang menjadi momok setiap startup, mereka selalu dibuat pusing memikirkan bagaimana caranya untuk mendapatkan dana agar bisa membiayai segala bentuk operasional seperti mengembangkan produk dan menjalankan strategi pemasaran. Berbeda dengan bisnis konvensional yang bisa bisa mengembangkan bisnisnya melalui profit dan cahsflow, sangat jarang bisnis startup bisa tumbuh dan berkembang tanpa suntikan dana terus menerus meskipun punya profit yang bagus.

Bisnis startup memang menjanjikan keuntungan yang luar biasa, bagaimana tidak, hasilnya bisa 5 kali bahkan sampai 100 kali lipat dari investasi yang anda keluarkan, selain itu, ketika anda memilih berinvestasi pada bisnis startup anda bisa memberikan manfaat dan berkontribusi untuk penciptaan lapangan kerja dan memajukan perekonomian.

Investasi dalam bisnis startup bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, menjadi angel investor, melalui layanan pinjaman modal peer to peer , menyalurkan uang anda pada perusahaan venture capital atau sebagai investor personal, namun pada tulisan kali ini saya ingin membahas sedikit tentang Angel Investor.

Angel Investor

Istilah Angel Investor adalah investor yang dianalogika sebagai seorang malaikat penolong ketika seorang pemilik ide atau pemilik bisnis startup datang kepada ada mencari permodalan. Jenis angel investor ini biasanya seorang pengusaha yang memiliki kekayaan yang cukup untuk membantu orang lain. Seorang angel investor berinvestasi dalam bisnis yang mereka percayai, tetapi mereka menyadari bahwa pemilik bisnis startup masih memiliki kemungkinan untuk menemukan pembiayaan dari sumber lain.

Angel investor bisa menawarkan dua macam pola permodalan, pola pertama adalah mendapatkan saham dari perusahaan, dan pola kedua adalah memberikan pinjaman dana dengan jangka waktu pengembalian ditambah keuntungan. Ketika anda menjadi angel investor, anda juga bisa berperan aktif sebagai mentor dan penasihat bagi perusahaan atau hanya cukup mempercayakannya saja kepada para perusahaan startup.

Sebagai seorang investor sudah tentu tidak ingin menunggu waktu yang lama agar bisa menikmati hasil lebih cepat, namun ada saatnya harus bersabar dengan jangka waktu yang cukup lama dan berharap bahwa akan mendapatkan hasil yang besar jika perusahaan startup bisa go public atau akan dibeli oleh sebuah perusahaan besar. Selain masalah penantian yang bisa jadi cukup lama, ada beberapa hal lagi yang perlu anda ketahui jika ingin menjadi angel investor bisnis startup.

1. Uang

Anda secara teoritis bisa menjadi angel investor ketika jumlah kekayaan bersih yang anda miliki $1 juta Dollar. Meskipun tidak perlu semuanya anda investasikan dalam satu project startup, biasanya dengan jumlah uang itu angel investor membaginya untuk 10 sampai 20 startup, dengan risiko kegagalan yang sangat tinggi, katakanlah cuma 1 yang bisa sukses, dan 19 lainnya gagal, maka 1 startup yang berhasil bisa menutupi kerugian dan memberikan keuntungan dari total uang yang sudah dikeluarkan untuk 19 startup yang lainnya.

2. Psikologi

Anda harus menunggu untuk jangka waktu yang panjang, rata-rata masa penantian untuk investor adalah sekitar sembilan tahun, dan startup juga memiliki tingkat kegagalan cukup tinggi. Bagi banyak orang, kegagalan bukanlah suatu pilihan, dan mereka tidak dapat secara psikologis menghadapinya. Jadi sangat penting untuk memahami segala risikonya agar anda siap mengahadapi kemungkinan terburuk sekalipun.

3. Pengalaman

Untuk menjadi angel investor, anda harus memahami dan memiliki pengalaman tentang startup secara umum dan juga memiliki pengalaman dalam dunia bisnis dan industri, karena jika anda memiliki latar belakang tersebut, maka anda dapat dengan mudah membuat keputusan yang berhubungan dengan masa depan startup yang anda modali.

4. Komunitas

Menjadi anggota sebuah komunitas angel investor sangat penting, karena anda bisa melihat secara langsung apa yang orang lain lakukan, dan bagaimana mereka membuat keputusan dapat membantu anda memahami proses serta menemukan minat dan gaya investasi anda sendiri. Selain itu, anda juga bisa bergabung dengan rekan-rekan yang lebih berpengalaman untuk sebuah penawaran investasi.

Salah satu komunitas angel investor di Indonesia contohnya seperti Angel Investment Network Indonesia (ANGIN) yang dirancang oleh organisasi non-pemerintah Global Entrepreneurship Program Indonesia (GEPI).

Apakah anda tertarik untuk menjadi seorang investor startup? Bagaimana dapat untung dari investasi di startup?

Keuntungan dari investasi di startups dapat diwujudkan dalam beberapa cara, startup tersebut diakuisisi oleh perusahaan lain, berhasil IPO, mendapatkan deviden, atau anda dapat menjual saham kepada investor lain. Namun yang pasti di berbagai negara contohnya seperti di Amerika dan Eropa hadirnya para angel investor ini merupakan kunci penting pertumbuhan ekonomi, karena perannya membantu menciptakan perusahaan baru, lapangan pekerjaan, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menjadi Seorang Angel Investor Startup"

Post a Comment